
Catatan Seorang Backpacker Wanita Indonesia Keliling Dunia
Penulis: Trinity
Penyunting: Imam Risdiyanto
Penerbit: C|Publising (PT Bentang Pustaka)
Buku ini salah satu buntelan dalam acara Kubugil, 17 Mei lalu dan merupakan kumpulan tulisan dari blog dengan nama yang sama. Membaca buku ini membuatku terkikik dan senyam-senyum sendiri. Menurutku, aku membaca buku ini pada saat yang sangat tepat. Buku ini entah kenapa menyusupkan semangat nasionalisme dalam diriku. Yah, secara Mei ini kita semua memperingati 100 tahun Kebangkitan Indonesia, kadar nasionalisme dalam diriku sedikit menebal karena keduanya:D.
The Naked Traveller banjir endorsement, dari Bondan Winarno, Edna Pattisina (wartawan Kompas), Wien Muldian (bosnya milis pasarbuku), sampai beberapa media cetak. Yayaya, Trinity memang menulisnya dengan lancar dan asyik. Mungkin karena awalnya dari sebuah blog kali ya, jadi enak banget dibacanya. Serasa membaca curhatan sendiri.
Lewat The Naked Traveller aku dibawa melanglang buana ke tempat-tempat yang dikunjungi Trinity. Aku dibuat takjub dengan banyaknya pelosok dunia yang telah dijelajahinya. Tidak hanya negara-negara besar yang familiar di telinga, tetapi juga negara-negara yang bahkan aku baru pertama kali mendengarnya, semisal Andorra. Dia juga menceritakan suka duka menjadi backpacker, bagaimana menyiasati barang bawaan, bagaimana memilih penginapan, dan mengatur pola makan.
Bagian yang membuatku terpana juga ada, misalnya aku baru tahu kalau ternyata banyak banget pulau-pulau di Indonesia yang dibeli/dikelola oleh warga asing, dijadikan tempat pariawisata juga, tetapi tempat itu justru tidak beken di Indonesia sendiri. Dan mayoritas pengunjungnya juga bule-bule. Waaa, kesian Indonesia. Aku juga dibuat tersenyum geli saat membaca petualangan Trinity ke Puerto Rico. Di sana sang tour guide dengan bangganya menunjukkan sesuatu, “This is a banana tree.” Dan teman-teman seperjalanan Trinity sibuk berfoto di depan pohon pisang itu.:D. Atau pas dia menjelajahi pulau-pulau di Australia, dia ditunjuki sebuah tempat yang banyak banget belutnya. Yang lain sibuk ber oh oh, sementara dia ya ampyuuun, di setiap kali dan sawah di Indonesia juga banyak kali;p.
Trinity juga menyebut (tepatnya berpendapat) kalau cowok-cowok Itali itu cakep-cakep, dari businessman sampi kuli bangunan cakep semuah!:p Trus Negara yang cowok-cowoknya gada yang cakep adalaaaah Brunei. Kata dia cowok-cowk di sana dandanannya sama, celana bahan yg disetrika sampe njlirit dan kemeja lengan panjang tanpa dilinting. Outfit itu buat jalan-jalan di mal!:D
Yak, silakan baca buku ini. Lumayan bisa keliling dunia tanpa bikin visa dan beli tiket pesawat yang mahaaaal:D
May 27, 2008 at 3:29 am
wah… buku buntelan lgsg dibaca nih
May 27, 2008 at 12:30 pm
iya dooong, lumayan mengurangi dosa:D