Catatan 2011

Semester pertama tahun ini saya tengah hamil untuk pertama kalinya.  Saya sangat menikmati kehamilan yang sudah ditunggu-tunggu ini. Seperti calon-calon ibu lainnya, saya banyak menggali pengetahuan dari mana-mana. Dari browsing di internet, membaca majalah seputar kehamilan, bertanya pada yang sudah pengalaman hamil, mengikuti forum ibu-ibu di media online, hingga mengikuti seminar tentang hypnobirthing. Saya ingin memiliki bekal pengetahuan yang cukup saat menjadi ibu nanti. Saya juga mulai mengikuti senam hamil.

Mendekati pertengahan tahun, kehamilan saya sudah semakin besar. Saya mengalami hal-hal yang sering dialami ibu-ibu hamil lainnya. Saya kerap kram kaki di malam hari. Jangan tanya sakitnya. Sakit banget. Saya kegerahan terus-terusan. Saya mulai susah tidur sekaligus susah memilih posisi tidur. Perut suka meregang ke sana kemari saat bayi bergerak-gerak. Sakit, tapi saya sekarang suka kangen gerakan-gerakan bayi dalam perut itu, hihi. Dan yang paling menyenangkan, saya dan Daus mulai belanja-belanja keperluan bayi, yang ternyata menghabiskan dana lumayan banyak. Ya memang harus dibeli mau gimana lagi, ya kan?

sebelum masuk ruang operasi bersama Daus dan Mbak Yuni.

Lalu hari persalinan saya datang. Saya divonis untuk persalinan SC karena bayi saya melintang. Saya dijadwalkan untuk menjalani SC pada 6 Juni 2011. Terpaksa pindah dari DSOG awal demi bisa menggunakan Askes. Sempat sedih dan khawatir dengan keputusan ini, tapi mengingat rupiah yang bisa dihemat, berusaha kuat :D . Ito lahir pada pukul 9.25 di RS Fatmawati dengan pertolongan Dr. Fara Vitantri, Sp.OG. Perasaan saya tidak terlukiskan bahagianya. Dia begitu menakjubkan di mata saya. Pas dia didekatkan ke dada saya, saya melihat jari-jarinya panjang. Oh, anak ini bakalan tinggi. Oh iya, belajar jalan setelah SC itu MENYAKITKAN dan TRAUMATIK. Dua minggu setelah Ito lahir, Daus harus berangkat ke Sydney. Dan drama dalam kehidupan saya dimulai. Setelah mempertimbangkan banyak hal, saya pindah ke rumah kakak. Ternyata ASI saya ga keluar banyak. BB Ito sempat turun 400 gram yang membuat saya realistis dan dengan terpaksa memberinya susu formula.

beberapa saat setelah lahir

Semester kedua tahun ini saya resmi menjadi ibu baru yang harus mengasuh bayi tanpa suami. Di dua bulan kehidupannya, Ito masih belum bener jam tidurnya. Siang dia tidur lamaaaa banget, sebaliknya malam dia lebih banyak melek. Ini lumayan menguras energi  dan membuat rasa mellow saya semakin bertambah-tambah. Saya sungguh berterima kasih pada kakak saya yang menjalankan fungsi ibu sekaligus fungsi suami buat saya dengan segala keterbatasannya. Tetapi memang, kehadiran dan support dari suami itu tak bisa tergantikan. Saya mengalami postpartum depression yang lumayan parah. Tiap malam saat sendirian menjaga Ito yang melek, saya suka menangis. Merasa ingin melarikan diri. Merasa tidak sanggup menanggung semuanya seorang diri. Mungkin karena kondisi psikis dan fisik yang tidak terlalu stabil, saya mengalami mastitis. Rasanya penderitaan saya komplet sekali. Terbangun tengah malam dan mendapati payudara kanan saya berdarah-darah sungguh horor. Penderitaan saya tidak hanya sampai di situ. Pada suatu malam saya mengalami low back pain. Bagian punggung bawah hingga ke perut sakit luar biasa. Lalu saya tidak bisa menggendong Ito lama-lama. Dan rasanya semakin nelangsa.

September tiba dan saya mulai masuk kerja lagi. Depresi saya mulai sembuh. Saya menikmati sekali, rasanya saya menemukan dunia saya kembali. Rasanya saya menemukan zona nyaman saya. Pergi pagi pulang menjelang malam. Pas saya pulang, Ito sudah mulai mengantuk, sehingga saya tinggal menyusuinya dan dia tertidur. Saat di kantor, saya jarang mencemaskan Ito karena yakin dia aman dan bahagia bersama budenya. Hari-hari cepat berlalu, dan saya mulai bisa berdamai dengan peran motherhood ini. Lebih bisa menerima kenyataan, mencoba lebih banyak bersyukur dengan apa pun keadaan saya.

Di usianya yang keempat bulan, Ito mengalami batuk pileknya yang pertama. Yang mengkhawatirkan, dia demam. 38 derajat. Dengan terpaksa saya membawanya ke DSA dan untuk pertama kali dalam hdiupnya Ito minum obat dan diterapi uap. Tiap kali dia terbatuk-batuk, hati saya seperti teriris-iris. Saat Ito sakit begini, rasa mellow saya yang tadinya mulai menghilang, mendadak muncul lagi. Pasti saya akan lebih tenang jika Daus ada bersama kami. Bulan kelima, Ito kena batpil lagi. Untuk pertama kalinya dia rewel dan tidak bisa ditaruh. Maunya digendong, itu pun masih sambil menangis. Saya membawanya ke DSA lagi dan dikasih antialergi yang membuatnya lebih tenang. Saya mulai sering bolos ngantor. Untungnya, tipe pekerjaan saya memungkinkan saya untuk bekerja di rumah, sehingga saya kerap pulang membawa kerjaan supaya bisa saya kerjakan di rumah sembari mengasuh Ito.

Bulan keenam, Ito mulai makan. Sedihnya, dia kena batpil lagi. Saya mulai bisa relaks menghadapi Ito sakit. Tapi yang lebih parah, saya sakit juga. Dalam bulan Desember saya sudah tiga kali kena flu. Rasanya tidak pernah sama sekali sehat. Batuk, pilek, sakit tenggorokan, begitu saja terus-menerus. Saya kepikiran mau mengajukan kerja di rumah. Apa saja status saya dan berapa saja gajinya yang penting saya bisa lebih sering di rumah. Mungkin, dengan sering ditunggui ibunya, Ito lebih jarang sakit, dan saya sendiri juga lebih bagus staminanya. Dan saya harus lebih banyak bersyukur karena pengajuan saya dikabulkan oleh direksi kantor saya. Alhamdulillah. Meski cuma selama enam bulan. Tak apa, itu udah lebih dari cukup buat saya. Kebahagiaan lain bagi saya dan Ito adalah akhir Desember ini Daus pulang ke Indonesia selama dua bulan. YAY! Akhirnya, kami bisa bercengkrama bersama. Menyenangkan rasanya bisa berkumpul bertiga. Alhamdulillah.

Okay, selamat tinggal 2011, selamat datang 2012 :D . Semoga tahun 2012 ini kami lebih sehat, jarang sakit, rezeki melimpah, dan bahagia selalu. Amin.

Advertisement

About Ida

nice, straight-to-the-point, easy going, fun:D

Posted on December 30, 2011, in curhat, sachiko. Bookmark the permalink. Leave a Comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s